Posted on

A Struggle To Reach The End

Semester ini saya diwajibkan untuk menyusun sebuah mini skripsi. Mini skripsi itu adalah pengganti UAS dalam mata kuliah Bahasa Indonesia Akademik. Topik yang saya pilih dalam penulisan mini skripsi saya adalah tentang kehidupan remaja Belanda dan seksualitas dilihat dari sudut sebuah novel remaja Belanda. Teknisnya, saya membaca novel tersebut, menganalisa strukturnya, mencari serta menyimpulkan sebuah gejala sosial berdasarkan informasi intrinsik maupun ekstrinsik.

Awalnya saya begitu semangat menggarap mini skripsi tersebut. Berhari-hari saya memikirkan dan menyusun kerangka teori serta permasalahan-permasalahan yang dapat dikaji. Berhari-hari  saya membaca novel itu dan mencaripetunjuk-petunjuk” yang ada di dalamnya. Berhari-hari pula saya mencari referensi-referensi yang terkait dengan tulisan saya.

Lalu, seiring dengan berjalannya waktu, semangat saya pelan-pelan kendur. Semangat saya tidak sebesar dan sekuat sebelumnya. Saya semakin ogah-ogahan dalam mengerjakan mini skripsi saya tersebut. Lalu saya berpikir, “Baru mini skripsi aja semangat udah kembang-kempis begini, gimana kalau nanti nyusun skripsi beneran?”

Pikiran saya beralih kepada senior-senior saya yang telah menyusun skripsi, mempertahankannya di depan dewan penguji saat sidang skripsi, lalu lulus dan memperoleh gelar sarjana. Mereka telah merasakan apa yang saya rasakan saat menyusun sebuah karya ilmiah. Mereka telah berhasil mengalahkan rasa jenuh, buntu, dan apapun yang dihadapi saat menyusun skripsi.

Bukannya mudah, hal itu sangat berat. Sebuah perjuangan untuk mencapai sebuah pintu menuju dunia yang terang. Mereka telah berjuang melawan musuh besar, diri mereka sendiri. Rasa malas, jenuh, jengah, semua telah dilawan. Mereka telah berhasil berusaha dengan keras, lalu memperoleh apa yang mereka cita-citakan.

Saya ingin seperti mereka. Berjuang sampai akhir. Berjuang dengan sekuat tenaga untuk memperoleh apa yang saya cita-citakan, lalu membuat kedua orangtua saya bangga.

About sakinakinoy

A student. A real Aquarian. An androgyny. A part-time language tutor. A dreamer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s